Namo Buddhaya

Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhassa

Yo Dhammam desesi adikalyanam majjhekalyanam pariyosanakalyanam ti
Dhamma yang indah pada awalnya, indah pada pertengahannya, indah pada akhirnya

Saturday, April 24, 2010

Akhiri Kebencian

Kebencian tidak akan pernah berakhir apabila dibalas dengan kebencian
Kebencian baru akan berakhir bila dibalas dengan tidak membenci
Inilah satu hukum abadi (Dhammapada I, 5)

Monday, April 12, 2010

Musuh Utama Pohon

Ketika manusia mulai pandai melebur biji besi menjadi batang besi, lalu menempa dan membentuk lempengan, kemudian mengasahnya menjadi sebilah mata kapak yang tajam; ketika itulah pohon-pohon di dunia mulai khawatir akan nasib mereka.

Monday, March 22, 2010

Kekasih Standar VS Kekasih Sejati

  • Kekasih standar selalu ingat senyum di wajahmu. Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih.

Saturday, March 20, 2010

Shi Sang Chi You Mama Hau

Kasih Mama sepanjang masa.
Cintailah Mama kita sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri.


Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat sang pria jatuh hati.

Thursday, December 10, 2009

Cara Mengatasi Kemelekatan

Membahas secara mendalam tentang ketidakmelekatan ini sesungguhnya bukan hanya sesuai untuk para anagarini, bhikkhu, maupun samanera saja, namun juga cocok untuk para perumah tangga. Sebab, tidak melekat bukan berarti tidak boleh punya pasangan hidup. Tidak melekat itu bukan berarti tidak boleh punya kekayaan. Tidak melekat itu bukan berarti tidak boleh punya rumah, tidak punya mobil, tidak punya pekerjaan yang berhasil. Bukan demikian, bukan. Tidak melekat itu berarti siap menghadapi perubahan pada segala sesuatu yang dimiliki. Menerima perubahan itu sebagai kenyataan. Itulah kunci agar tidak melekat.